<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2117047596544881441</id><updated>2011-07-25T20:09:32.515-07:00</updated><title type='text'>Welcome to Wiq-wiq world</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://wiqwiq.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2117047596544881441/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiqwiq.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Wiq-wiq blog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01185875999019762568</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2117047596544881441.post-5242109358111740633</id><published>2011-07-25T20:09:00.000-07:00</published><updated>2011-07-25T20:09:32.531-07:00</updated><title type='text'>Tentang Bulimia</title><content type='html'>BULIMIA (NERVESA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; DEFINISI&lt;br /&gt;Bulimia nervosa adalah suatu kelainan yang ditandai dengan:&lt;br /&gt;* Episode berulang dari binge (makan dalam jumlah yang banyak), yang  diikuti dengan memuntahkannya (baik dirangsang oleh penderita sendiri  maupun dengan obat pencahar, diuretik (peluruh kemih) atau keduanya)&lt;br /&gt;* Diet yang sangat ketat&lt;br /&gt;* Olah raga yang berlebihan untuk mengatasi efek dari binge&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian  besar penderitanya adalah wanita,yang sangat peduli akan bentuk tubuh  dan berat badan dan termasuk golongan sosial-ekonomi menengah ke atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; PENYEBAB&lt;br /&gt;Faktor-faktor yang diduga berperan dalam terjadinya bulimia nervosa adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Masalah keluarga&lt;br /&gt;* Perilaku maladaptif&lt;br /&gt;* Pertentangan identitas diri&lt;br /&gt;* Budaya yang terlalu menitikberatkan kepada penampilan fisik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; GEJALA&lt;br /&gt;Binge  merupakan suatu keadaan dimana ketika kehilangan kendali.  Binge  seringkali diikuti dengan muntah, diet yang ketat dan olah raga yang  berlebihan. Jumlah makanan yang dimakan selama binge, bisa sangat banyak  . Stres emosional seringkali memicu terjadinya binge, yang biasanya  dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Bulimia mencerminkan kekhawatiran  akan kegemukan (obesitas) dan beberapa penderitanya mengalami obesitas,  tetapi berat badan mereka cenderung turun-naik di sekitar berat badan  normal. Perangsangan muntah (dengan memasukkan tangan/benda ke dalam  tenggorokan) yang bisa menyebabkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Pengikisan email gigi&lt;br /&gt;* Pembengkakan kelenjar ludah di pipi (kelenjar parotis)&lt;br /&gt;* Peradangan kerongkongan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muntah  bisa menyebabkan berkurangnya kadar kalium dalam darah, sehingga  terjadi gangguan jantung. Penderita cenderung lebih waspada dan merasa  sangat menyesal atau merasa bersalah akan perilakunya. Mereka menyadari  kelainan tersebut dan menemui dokter untuk berobat. Biasanya penderita  masih bisa bersosialisasi. Mereka juga cenderung memiliki perilaku  impulsif, menyalahgunakan alkohol atau obat-obatan serta jelas-jelas  mengalami depresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; PENGOBATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat 2 pendekatan yang dilakukan untuk mengobati bulimia:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Terapi psikis (psikoterapi)&lt;br /&gt;2. Obat-obatan. obat anti-depresi seringkali bisa membantu  mengendalikan bulimia, meskipun penderita tidak tampak depresi. tetapi  bulimia akan kambuh kembali jika pemakaian obat dihentikan.&amp;nbsp;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2117047596544881441-5242109358111740633?l=wiqwiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiqwiq.blogspot.com/feeds/5242109358111740633/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wiqwiq.blogspot.com/2011/07/tentang-bulimia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2117047596544881441/posts/default/5242109358111740633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2117047596544881441/posts/default/5242109358111740633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiqwiq.blogspot.com/2011/07/tentang-bulimia.html' title='Tentang Bulimia'/><author><name>Wiq-wiq blog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01185875999019762568</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2117047596544881441.post-3186584702657993635</id><published>2011-07-25T20:02:00.000-07:00</published><updated>2011-07-25T20:02:13.388-07:00</updated><title type='text'>Tentang Anoreksia</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Anoreksia atau lengkapnya disebut anoreksia nervosa  merupakan suatu gangguan yang berpotensi mengancam nyawa akibat  kelaparan dan penurunan berat badan  yang drastis. Diagnosa ditegakan jika seseorang kehilangan sedikitnya  15% dari berat badan normal atau idealnya. Penurunan berat badan yang  ekstrem pada penderita anoreksia sangat berbahaya bagi kesehatan dan  bahkan dapat mematikan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Istilah anoreksia secara harafiah artinya kehilangan  nafsu makan. Definisi ini sedikit salah kaprah sebab penderita anoreksia  sebenarnya merasakan lapar namun menolak untuk makan. Penderita  anoreksia sangat takut gemuk bahkan mereka tetap melihat dirinya gemuk  padahal sudah sangat kurus. Mereka akan menolak makan dan melakukan olah  raga yang berlebihan&amp;nbsp; untuk menurunkan berat badan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Siapa saja yang dapat mengalami anoreksia?&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gangguan makan seperti anoreksia umumnya dialami oleh  wanita terutama mereka yang berprofesi sebagai aktor, model, penari dan  atlet. Mereka umumnya takut kelihatan gemuk akibat tuntutan profesi  yang lebih mementingkan penampilan tubuh.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Penderita anoreksia tampak sangat berprestasi baik di  sekolah, olah raga, pekerjaan dan aktivitas lainnya. Mereka terlihat  perfeksionis dengan obsesif, cemas atau gejala depresif. Anoreksia  dimulai pada masa pubertas dan dapat muncul kapan saja.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Apa sih penyebab anoreksia?&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Penyebab pasti anoreksia masih belum diketahui namun  diduga akibat kombinasi antara karakter pribadi, emosi, dan pola pikir.  Faktor biologi dan lingkungan juga berperanan penting atas terjadinya  anoreksia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Penderita anoreksia sering menggunakan makan dan  makanan sebagai cara untuk “melarikan diri” dari tekanan atau stress  yang mereka rasakan. Perasaan rendah diri, cemas, marah, selalu  kekurangan, kesepian juga memberikan kontribusi terhadap terjadinya  anoreksia. Mereka yang mengalami masalah makan umumnya pernah mengalami  sejarah buruk dalam hubungan pertemanan atau percintaan yaitu pernah  dicampakan akibat kegemukan. Tekanan dari teman teman dan lingkungan  sekitar yang tampak langsing dan cantik secara fisik ikut memancing  seseorang mengalami anoreksia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gangguan makan juga disebabkan oleh masalah fisik.  Perubahan hormonal yang mengendalikan masalah mood, selera makan,  pikiran dan memori diduga berperanan atas terjadinya gangguan makan.  Penderita anoreksia sering berasal dari keluarga yang salah satu  anggotanya juga menderita anoreksia sehingga faktor genetik juga  berperanan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Apa saja sih gejala anoreksia?&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gejala anoreksia antara lain:&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Penurunan berat badan yang sangat cepat dalam beberapa minggu atau bulan.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Terus terusan membatasi makan/diet meskipun sudah kurus.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Memiliki ketertarikan yang di luar kebiasaan terhadap suatu makanan, kalori, nutrisi atau memasak.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Sangat ketakutan bila berat badan meningkat.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Mempunyai kebiasaan makan yang aneh bahkan cenderung rahasia.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Takut gemuk meski sudah sangat kurus.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Tidak mampu menilai secara realistis terhadap berat badan seseorang.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Ingin selalu tampak sempurna dan suka mengkritik diri sendiri.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Kepercayaan diri sangat dipengaruhi oleh berat badan dan bentuk tubuh.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Depresi, cemas dan mudah marah.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Siklus haid yang tidak teratur dan bahkan tidak haid pada wanita.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Menggunakan obat diuresis, laksatif dan pil diet.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Sering sakit.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Menggunakan pakaian yang longgar untuk menutupi badan yang kurus.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Berolah raga yang berlebihan.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Merasa tidak berguna dan tidak ada harapan.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Putus asa.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Gangguan fisik seperti tidak kuat pada cuaca dingin, anemia, dan lain lain.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bila tidak segera diatasi, anoreksia dapat menyebabkan:&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Kerusakan organ khususnya jantung, otak dan ginjal.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Penurunan tekanan darah, nadi dan frekuensi nafas.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Rambut rontok.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Detak jantung yang tidak teratur.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Osteoporosis.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Kematian akibat kelaparan atau bunuh diri.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana mendiagnosa anoreksia?&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mengindentifikasi anoreksia memerlukan tantangan  tersendiri. Kerahasiaan, perasaan malu dan menolak dikatakan menderita  kelainan adalah tantangan tersebut. Hal ini menyebabkan anoreksia sulit  dideteksi dan baru diketahui setelah jangka waktu lama.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Begitu gejala tampak, dokter akan melakukan  serangkaian pemeriksaan fisik maupun penunjang untuk menegakan diagnosa  anoreksia. Meskipun pemeriksaan laboratorium khusus untuk anoreksia  tidak perlu tapi dokter tetap melakukan beberapa tes untuk memeriksa  kemungkinan gangguan fisik yang telah terjadi akibat anoreksia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika tidak ditemukan penyakit fisik, dokter akan  menyarankan penderita anoreksia untuk ke psikiatri untuk mengatasi  masalah mental yang terjadi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana mengobati anoreksia?&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Perawatan kegawat daruratan pada anoreksia diperlukan  jika terdapat kondisi dehidrasi berat, malnutrisi, gagal ginjal dan  detak jantung tidak teratur yang mengancam nyawa.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gawat atau tidak, pengobatan anoreksia memerlukan  tantangan akibat penderita menolak dianggap memiliki masalah. Seperti  gangguan makan yang lain, anoreksia memerlukan penanganan yang  komprehensif untuk mengetahui kebutuhan tiap tiap pasien.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tujuan pengobatan adalah mengembalikan berat badan ke  posisi sehat, mengatasi masalah emosional, memperbaiki pola pikir dan  menjaga agar perubahan tersebut berlangsung terus menerus. Pengobatan  sering mengkombinasikan antara psikoterapi dan obat obatan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Apakah anoreksia bisa dicegah?&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Meskipun sangat sulit mencegah semua kasus anoreksia  tetapi pengobatan dini begitu gejala muncul sangat membantu penderita  jatuh ke kondisi yang lebih parah. Pendidikan secara dini tentang  kebiasaan hidup sehat dan pandangan positif terhadap makanan serta  penampilan juga sangat membantu mencegah keadaan yang lebih parah dari  gangguan makan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;SUMBER : www.blogdokter.net&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2117047596544881441-3186584702657993635?l=wiqwiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiqwiq.blogspot.com/feeds/3186584702657993635/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wiqwiq.blogspot.com/2011/07/tentang-anoreksia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2117047596544881441/posts/default/3186584702657993635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2117047596544881441/posts/default/3186584702657993635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiqwiq.blogspot.com/2011/07/tentang-anoreksia.html' title='Tentang Anoreksia'/><author><name>Wiq-wiq blog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01185875999019762568</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2117047596544881441.post-145093647363299798</id><published>2011-07-25T19:47:00.000-07:00</published><updated>2011-07-25T19:47:46.756-07:00</updated><title type='text'>Tentang Disleksia</title><content type='html'>&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;APA YANG DIMAKSUD DENGAN DISLEKSIA&lt;/h3&gt;Disleksia berasal dari bahasa Greek, yakni dari kata “dys” yang berarti  kesulitan, dan kata”lexis” yang berarti bahasa. Jadi disleksia secara  harafiah berarti “kesulitan dalam berbahasa”. Anak disleksia tidak hanya  mengalami kesulitan dalam membaca, tapi juga dalam hal mengeja, menulis  dan beberapa aspek bahasa yang lain. Kesulitan membaca pada anak  disleksia ini tidak sebanding dengan tingkat intelegensi ataupun  motivasi yang dimiliki untuk kemampuan membaca dengan lancar dan akurat,  karena anak disleksia biasanya mempunyai level intelegensi yang normal  bahkan sebagian diantaranya di atas normal. Disleksia merupakan kelainan  dengan dasar kelainan neurobiologis, dan ditandai dengan kesulitan&amp;nbsp;  dalam mengenali kata dengan tepat / akurat, dalam pengejaan dan dalam  kemampuan mengkode symbol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa ahli lain mendefinisikan disleksia sebagai suatu kondisi  pemprosesan input/informasi yang berbeda (dari anak normal) yang  seringkali ditandai dengan kesulitan dalam membaca, yang dapat  mempengaruhi area kognisi seperti daya ingat, kecepatan pemprosesan  input, kemampuan pengaturan waktu, aspek koordinasi dan pengendalian  gerak. Dapat terjadi kesulitan visual dan fonologis, dan biasanya  terdapat perbedaan kemampuan di berbagai aspek perkembangan.&lt;br /&gt;Secara lebih khusus, anak disleksia biasanya mengalami masalah masalah berikut: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Masalah fonologi :&lt;/strong&gt; Yang dimaksud masalah fonologi  adalah hubungan sistematik antara huruf dan bunyi. Misalnya mereka  mengalami kesulitan membedakan ”paku” dengan ”palu”; atau mereka keliru  memahami kata kata yang mempunyai bunyi hampir sama, misalnya ”lima  puluh” dengan ”lima belas”. Kesulitan ini tidak disebabkan masalah  pendengaran namun berkaitan dengan proses pengolahan input di dalam  otak. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Masalah mengingat perkataan :&lt;/strong&gt; Kebanyakan anak  disleksia mempunyai level intelegensi normal atau di atas normal namun  mereka mempunyai kesulitan mengingat perkataan. Mereka mungkin sulit  menyebutkan nama teman-temannya dan memilih untuk memanggilnya dengan  istilah “temanku di sekolah” atau “temanku yang laki-laki itu”. Mereka  mungkin dapat menjelaskan suatu cerita namun tidak dapat mengingat  jawaban untuk pertanyaan yang sederhana. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Masalah penyusunan yang sistematis / sekuensial :&lt;/strong&gt;  Anak disleksia mengalami kesulitan menyusun sesuatu secara berurutan  misalnya susunan bulan dalam setahun, hari dalam seminggu atau susunan  huruf dan angka. Mereka sering ”lupa” susunan aktivitas yang sudah  direncanakan sebelumnya, misalnya lupa apakah setelah pulang sekolah  langsung pulang ke rumah atau langsung pergi ke tempat latihan sepak  bola. Padahal orang tua sudah mengingatkannya bahkan mungkin sudah pula  ditulis dalam agenda kegiatannya. Mereka juga mengalami kesulitan yang  berhubungan dengan perkiraan terhadap waktu. Misalnya mereka mengalami  kesulitan memahami instruksi seperti ini: ”Waktu yang disediakan untuk  ulangan adalah 45 menit. Sekarang jam 8 pagi. Maka 15 menit sebelum  waktu berakhir, Ibu Guru akan mengetuk meja satu kali”. Kadang kala  mereka pun ”bingung” dengan perhitungan uang yang sederhana, misalnya  mereka tidak yakin apakah uangnya cukup untuk membeli sepotong kue atau  tidak. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Masalah ingatan jangka pendek :&lt;/strong&gt; Anak disleksia  mengalami kesulitan memahami instruksi yang panjang dalam satu waktu  yang pendek. Misalnya ibu menyuruh anak untuk “Simpan tas di kamarmu di  lantai atas, ganti pakaian, cuci kaki dan tangan, lalu turun ke bawah  lagi untuk makan siang bersama ibu, tapi jangan lupa bawa serta buku PR  matematikanya ya”, maka kemungkinan besar anak disleksia tidak melakukan  seluruh instruksi tersebut dengan sempurna karena tidak mampu mengingat  seluruh perkataan ibunya. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Masalah pemahaman sintaks :&lt;/strong&gt; Anak disleksia sering  mengalami kebingungan dalam memahami tata bahasa, terutama jika dalam  waktu yang bersamaan mereka menggunakan dua atau lebih bahasa yang  mempunyai tata bahasa yang berbeda. Anak disleksia mengalami masalah  dengan bahasa keduanya apabila pengaturan tata bahasanya berbeda  daripada bahasa pertama. Misalnya dalam bahasa Indonesia dikenal susunan  Diterangkan–Menerangkan (contoh: tas merah), namun dalam bahasa Inggris  dikenal susunan Menerangkan-Diterangkan (contoh: red bag). &amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;DISLEKSIA DAN OTAK KITA&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada tahun 1878 dr. Kussmaul dari Jerman  melaporkan adanya seorang lelaki yang mempunyai kecerdasan normal tapi  tidak dapat membaca, beliau menamakan keadaan ini sebagai “buta membaca”  (reading blindness). Tahun 1891 Dejerine telah melaporkan bahwa proses  membaca diatur oleh bagian khusus dari system saraf manusia yaitu di  bagian belakang otak.&amp;nbsp; Pada tahun 1896, British Medical Journal  melaporkan artikel dari Dr. Pringle Morgan, mengenai seorang anak laki  berusia 14 tahun bernama Percy yang pandai dan mampu menguasai permainan  dengan cepat tanpa kekurangan apapun dibandingkan teman temannya yang  lain namun Percy tidak mampu mengeja, bahkan mengeja namanya sendiri  sebagai “Precy”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penelitian terkini menunjukkan bahwa  terdapat perbedaan anatomi antara otak anak disleksia dengan anak  normal, yakni di bagian temporal-parietal-oksipitalnya (otak bagian  samping dan bagian belakang). Pemeriksaan functional Magnetic Resonance  Imaging yang dilakukan untuk memeriksa otak saat dilakukan aktivitas  membaca ternyata menunjukkan bahwa aktivitas otak individu disleksia  jauh berbeda dengan individu biasa terutama dalam hal pemprosesan input  huruf/kata yang dibaca lalu “diterjemahkan” menjadi suatu makna.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;BAGAIMANA MENGENALI DISLEKSIA&lt;/h3&gt;Berikut ini adalah tanda tanda disleksia yang mungkin dapat dikenali oleh orang tua atau guru:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kesulitan mengenali huruf atau mengejanya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kesulitan membuat pekerjaan tertulis secara terstruktur misalnya essay&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Huruf tertukar tukar, misal ’b’ tertukar ’d’, ’p’ tertukar ’q’, ’m’ tertukar ’w’, ’s’ tertukar ’z’&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Daya ingat jangka pendek yang buruk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kesulitan memahami kalimat yang dibaca ataupun yang didengar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tulisan tangan yang buruk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengalami kesulitan mempelajari tulisan sambung&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketika mendengarkan sesuatu, rentang perhatiannya pendek&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kesulitan dalam mengingat kata-kata&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kesulitan dalam&amp;nbsp; diskriminasi visual&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kesulitan dalam persepsi spatial&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kesulitan mengingat nama-nama&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kesulitan / lambat mengerjakan PR&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kesulitan memahami konsep waktu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kesulitan membedakan huruf vokal dengan konsonan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kebingungan atas konsep alfabet dan simbol&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kesulitan mengingat rutinitas aktivitas sehari hari&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kesulitan membedakan kanan kiri&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membaca lambat lambat dan terputus putus dan tidak tepat misalnya&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="padding-left: 60px;"&gt;o&amp;nbsp; Menghilangkan atau salah baca kata penghubung (“di”, “ke”, “pada”).&lt;br /&gt;o&amp;nbsp; Mengabaikan kata awalan pada waktu membaca (”menulis” dibaca sebagai ”tulis”)&lt;br /&gt;o&amp;nbsp; Tdak dapat membaca ataupun membunyikan perkataan yang tidak pernah dijumpai&lt;br /&gt;o&amp;nbsp; Tertukar tukar kata (misalnya: dia-ada, sama-masa, lagu-gula, batu-buta, tanam-taman, dapat-padat, mana-nama)&lt;/div&gt;&lt;div style="padding-left: 60px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3&gt;DIAGNOSIS&lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak ada satu jenis tes pun yang khusus  atau spesifik untuk menegakkan diagnosis disleksia. Diagnosis disleksia  ditegakkan secara klinis berdasarkan cerita dari orang tua, observasi  dan tes tes psikometrik yang dilakukan oleh dokter anak atau psikolog.  Selain dokter anak dan psikolog, professional lain seyogyanya juga  terlibat dalam observasi dan penilaian anak disleksia yaitu dokter saraf  anak (mendeteksi dan menyingkirkan adanya gangguan neurologis),  audiologis (mendeteksi dan menyingkirkan adanya gangguan pendengaran),  opthalmologis (mendeteksi dan menyingkirkan adanya gangguan  penglihatan), dan tentunya guru sekolah.&lt;br /&gt;Anak disleksia di usia pra  sekolah menunjukkan adanya keterlambatan berbahasa atau&amp;nbsp; mengalami  gangguan dalam mempelajari kata-kata yang bunyinya mirip atau salah  dalam pelafalan kata-kata, dan mengalami kesulitan untuk mengenali  huruf-huruf dalam alphabet, disertai dengan riwayat disleksia dalam  keluarga.&lt;br /&gt;Keluhan utama pada anak disleksia di usia sekolah biasanya  berhubungan dengan prestasi sekolah, dan biasanya orang tua&amp;nbsp; ”tidak  terima” jika guru melaporkan bahwa penyebab kemunduran prestasinya  adalah kesulitan membaca. Kesulitan yang dikeluhkan meliputi kesulitan  dalam berbicara dan kesulitan dalam membaca.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;SUMBER : www.dyslexia-indonesia.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2117047596544881441-145093647363299798?l=wiqwiq.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wiqwiq.blogspot.com/feeds/145093647363299798/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wiqwiq.blogspot.com/2011/07/tentang-disleksia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2117047596544881441/posts/default/145093647363299798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2117047596544881441/posts/default/145093647363299798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wiqwiq.blogspot.com/2011/07/tentang-disleksia.html' title='Tentang Disleksia'/><author><name>Wiq-wiq blog</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01185875999019762568</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
